Minggu, 22 Juli 2018

Ada Kapal Berkonsep Rumah Batak Terapung Di Danau Toba

Danau Toba adalah salah satu destinasi wisata yang cukup dikenal Diwilayah Sumatera Utara. Keindahan alamnya yang mempesona, membuat siapapun yang berkunjung ingin kembali datang untuk kedua kalinya.

Danau yang terbentuk akibat letusan gunung itu memiliki panjang sekitar 100 km, dengan lebar 30 km dan kedalaman hingga 505 meter. Pulau vuklanik yang dikenal dengan Pulau Samosir
Di tengah danau menambah keunikan bagi danau tersebut.

Sejak 31 Desember 2017, Berwisata mengelilingi Danau Toba dan Pulau Samosir kini semakin mudah. Karena saat ini ada Kapal Berkonsep Rumah Batak Terapung Di Danau Toba.

Kapal tersebut memiliki 62 tempat duduk portable, dengan 2 unit toilet,   juga memiliki sound system canggih, ruang meeting dengan dilengkapi LCD, genset power supply, alat navigasi GPS, pelampung, minibar dan balkon foto. Dibagian atas kapal ada setengah badan patung sigale - gale. 

Kapal yang memiliki panjang 21,5 meter, lebar 7,5 meter, dan tinggi 9 meter dibuat dari kayu ingul, meranti, dan jior dengan menghabiskan biaya Rp2,3 miliar.

Karena terbuat dari kayu dan memberikan kesan sedang erada dirumah adat batak, para penumpang nantinya diharuskan melepaskan alas kaki dan disimpan dirak sepatu khusus untuk meletakan sepatu para penumpang.

Untuk dapat menikmati keliling Danau Toba dengan kapal tersebut, dilakukan dengan sistem sewa. Untuk jam pertama biaya sewa Rp. 1 juta, jam kedua dan ketiga Rp.500 ribu, jam keempat dan jam kelima bebas.

Akibat tingginya minat para wisatawan, membuat kapal tersebut tidak pernah sepi dari penyewa. Sehingga jika ingin menyewa kapal, harus dilakukan jauh hari sebelumnya.

Kapal tersebut dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Samosir melalui Dinas Pariwisata. Kabarnya ide kapal itu diadopsi dari West Lake, Hangzhou, Tiongkok, China. Didanau tersebut juga bisa ditemukan kapal wisata dengan desain rumah tradisional China dan dekorasi naga raksasa.


EmoticonEmoticon