Sabtu, 25 Desember 2010

Jadilah Pribadi yang Unggul

Oleh : Agustian Zega

Pada dasarnya setiap individu, memiliki watak, moral, daya piker serta mampu berbuat. Setiap insan tentu mengaplikasikan seluruh apa yang dimilikinya pada waktu dan bahkan pada setiap detik, tetapi pada kenyatannya kemampuan individu/ manusia terarah pada dua jalur yang berbeda, ada yang baik dan ada juga yang buruknya.

Andaikan semua manusia tak pernah melakukan kesalahan maka kata “seni” itu akan hilang dan tidak pernah punya makna dan arti. Pada akhirnya manusia tidak pernah bisa membedakan mana yang seharusnya dan mana yang perlu dihindari.


Menurut saya dengan kondisi ini kta menunjukkan kemampuan eksistensi untuk mengahadapi seni kehidupan kebanyakan sedikit mengalami tantangan hidup. Kita sudah terombang ambing, kita lupa bahwa kemampuan eksistensi kita sangat perlu pada saat kondisi demikian, mampu mengatasi masalah dengan tenang. Hal itu menumbuhkan bekal dan kesiapan yang matang. Masalah adalah bagian dari kehidupan kita dan kemampuan untuk berbuat merupakan suatu cara untuk menyelesaikannya. Apakah ketika bagian dari kehidupan kita muncul dan mau berpaling? Tentu tidak! Sebagai individu yang berkemampuan bisa bijak pada saat badai menerjang guna membangun dan menciptakan jiwa seirang kesatria.

Seorang kesatria bukanlah mereka yang hebat terhadap pertarungan fisik, bukanlah mereka yang berani untuk menumpahkan darah tetapi seorang kesatria yang sesungguhnya adalah mereka yang memiliki kemampuan untuk mampu mengakui kekurangan dan kelemahannya. Milikilah jiwa seorang kesatria yang sesungguhnya karena menyadari diri sendirilah baiknya dimiliki oleh seorang pemikir dan pejuang.

Kemampuan untuk menyadari mampu membuat suatu perubahan yang tak pernah terpikirkan.

(Penulis Mahasiswa Pendidikan Matematika, anggota Komisariat GmnI FPMIPA Gunungsitoli-Nias)


EmoticonEmoticon